Showing posts with label Curahan Hati. Show all posts
Showing posts with label Curahan Hati. Show all posts

Tuesday, September 22, 2015

Terimakasih Ya Allah

Ya Allah, Engkau sungguh Maha Baik
Kau berikan apa yang hamba butuhkan
Di waktu yang tepat, di moment yang pas

Belakangan ini waktu terasa lambat berjalan
Perlahan lahan menggerogoti hati
Menyesakkan dan menyakitkan
Air mata tidak pernah absen membasahi pipi

Tiap detik, tiap malam, tiap hari, tiap waktu
Semua bayang, semua kenangan
Menghantui dan membunuh jiwa
Tiada henti tanya terus terucap
Kenapa hamba harus merasakan ini
Kenapa sakit ini tiada akhir, tak berujung
Kenapa rasa ini begitu menyiksa batin hamba
Sampai kapan siksaan ini harus hamba lalui

Hati ini tersayat, perih
Batin ini menangis, pilu
Raga ini tak bernyawa, hampa
Mimpi hamba telah hilang, musnah

Tiap saat hamba berdoa
Sembuhkan luka hamba
Hilangkan rasa sakit ini
Hapuskan mimpi buruk yang selalu hadir

Waktu berlalu dan hari berganti
Hanya ketenangan batin yang hamba inginkan
Dan kini Engkau berikan hamba nikmat itu
Terimakasih ya Allah

Friday, September 4, 2015

Missing You

Now i sit here alone
Thinking about you
The time we share together
The dream we built together
The way we walk together
Everything are beautifull
I will never forget about it
It will always be my best memory

But now it just a memomy
Now i'm all alone
Me with me only

Maybe it Allah will
And it must be the best for me
Coz i know that Allah will give the best that i need
I just have to try my best
And trust every decition to Allah only

I just wanna be happy and share happiness
May Allah always protect me
Amin

Saturday, July 26, 2014

Indah Pada Waktunya

Aslmkm wr wb . . .

Puji syukur aku panjatkan atas segala berkat dan rahmat yang Allah berikan kepada saya. Setelah perjalanan dan perjungan yang tiada henti, meski kadang ragu menyelimuti diri ini, akhirnya saya diterima di PT Semen Indonesia (persero) sebagai Help Desk atau Service Desk. Rasanya ingin menangis saking senangnya. Saya lulus sudah dari bulan Maret 2014 dan wisuda April 2014, semenjak itu saya tidak pernah berhenti melamar pekerjaan, mengikuti tes terlulis, dan interview kesana kemari. Saat interview para interviewernya memberikan jawaban akan mengabari, saya menunggu dan menunggu, tapi belum ada jawaban juga. Tidak pernah saya berhenti berusaha dan berdoa. Putus asa memang sempat hadir, syukur Alhamdulillah orang tua, pasangan dan teman-teman banyak yang mendukung dan memberikan semangat. Sehingga semua hal yang negatif tidak bertahan lama. Saya tetap berusaha untuk mencari kerja, hingga akhirnya saya diterima di tempat tersebut. 

Tepat tanggal 23 Juli 2014 sehabis interview kedua yang saya jalani kembali di PT Semen Indonesia, sorenya saat saya di dalam angkot 01 dalam pejalanan ke perum 4, tempat tinggal uni Herni yanti, saya ditelfon oleh pihak mitracom mengabari kalau saya diharapkan datang kembali esokan hari pada tanggal 24 Juli 2014 dan dinyatakan lulus interview. Rasa haru dan syukur menyelimuti diri ini. Saat itu juga saya langsung mengabari pasangan saya dan meminta pendapatnya apa saya harus memberitahu ke orangtua saya, bagaimana tanggapan mereka, pasangan saya menyarankan untuk mengabari saja dan pasti orangtua saya akan senang. Sehabis itu saya langsung menelfon ibu saya dan benar, orangtua saya mendukung kabar tersebut dengan gembira dan support sekali, saya diberitahu terima saja pekerjaan itu, nanti urusan pulang kampung, bisa kembali lagi meskipun tidak terlalu lama di kampung. Saya gembira sekali. Perjuangan saya selama beberapa bulan saya mencari kerja akhirnya saya diterima juga. Sungguh suatu nikmat yang tiada dua nya. 

Keesokannya saya kembali ke Semen Indonesia untuk mengikuti briefing dengan pak Erry yang isi materinya mengenai segala hal umum pekerjaan service desk. Saya sudah tiba sebelum jam yang seharusnya dan karena itu saya disarankan untuk berkenalan dan mendekatkan diri dengan para pekerja yang lain, yang ada saat itu ada enam orang, selain pak Erry dan ibu Diah, diantaranya ada Andri, Riyan (yang akan keluar), Jul, Erwin, Hana, dan Mamet (nama panggilan). Ada yang saat itu sedang online, tapi secara garis besar mereka semua ramah, banyak gelak tawa riang. Semogha saya bisa menjadi bagian dari tim yang solid ini. Amin. 

Setelah berenalan dan tertawa bersama, jam menunjukkan pukul 09.00 dan penjelasan materi dari pak Erry pun dimulai. Banyak sekali hal baru yang harus saya pelajari, ilmu yang saya miliki masih sangat kurang. Agar saya bisa setidaknya mengimbangi teman-teman dan tidak memberatkan mereka. Semoga saya bisa menjalankan pekerjaan saya ini dengan baik dan tidak ada kesalahan. Semoga pekerjaan ini bisa membawa berkah dan manfaat untuk saya, keluarga dan orang - orang disekitar saya. Amin.

Terimakasih.
Waslmkm wr wb.

Saturday, July 19, 2014

Ulang Tahun Ponakan (Baban)

Aslmkm wr wb . . .

Kamis lalu saya pergi ke Tangerang perumnas empat, ke tempat kontrakan uni karena anak ketiga nya (Baban) berulangtahun, dan dia membuat acara sederhana, dengan masakan seadanya dan kue seadanya, namun penuh doa dan keceriaan yang tetap memenuhi kontrakan sederhana ini. Ponakan aku tersayang, anak bontot dan paling manja ini nama nya Kenang Syakban Herniadi, berulang tahun yang ke 3 tahun. Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat, dulu dia masih bayi, belajar jalan, dan belajar mengucapkan kata pertamanya, dan sekarang dia sudah tiga tahun, sudah naik sepeda roda tiganya kesana kemari, sudah lari kesana kemari, sudah ngoceh terus gak berhenti, hehehehe.

Semogha ponakan aku diberikan kesehatan, diberikan kecerdasan, nurut sama orangtua, jadi anak yang sholeh dan berguna di kehidupannya. Gak terasa waktu cepat sekali berlalu, saya sudah punya banyak sekali keponakan, mereka sudah tumbuh semakin besar, umur nya semakin bertambah, dan sama halnya dengan saya (semakin tua :p).

Waktu acara kemarin, Baban tersenyum bahagia memegang kado kecilnya dan semangat melihat kue dengan lilin diatasnya, keluarga berkumpul, saudara-saudara kecilnya juga berkumpul, bermain bersama. Setelah berdo'a bersama, Baban dan kakak-kakak nya tidak sabar untuk memotong kue nya, memilih buah yang jadi topping nya "aku strowbery " ... "aku anggur " ... "aku mau jeruknya tante " ... hahaha pada berebut, mungkin mereka juga belum terlalu memikirkan ulangtahunnya itu sendiri, tapi mereka menikmati kue nya, kumpul bersama, bermain bersama, indahnya kebersamaan. Selamat Ulang Tahun Baban. We love you. <3

Terimakasih.
Waslmkm wr wb.

Monday, July 14, 2014

Pantas Bahagia

Aslmk wr wb , , ,
Aku memang hanya manusia yang penuh dengan kekurangan dan keburukan
Aku memang belum menghasilkan sesuatu yang berharga
Mungkin juga aku belum menjadi sesuatu yang bernilai
Tapi aku juga manusia yang pantas untuk bahagia dan dibahagiakan

Aku berhak merayakan kelulusan kuliah ku
Setelah bertahun-tahun berjuang untuk keluar dari kampus yang sangat indah
Setelah aku berhasil melewati berbagai macam hal dalam hidup
Aku berhak untuk bersyukur dan menikmati segala nikmat yang kuterima

Aku memang bisa tersandung
Aku memang bisa tersesat
Tapi aku selalu akan bangkit kembali
Tapi aku akan selalu mencari jalan keluar

Setiap manusia punya cerita dan jalan mereka masing-masing bukan
Inilah jalan hidup ku
Baik dan buruknya
Inilah aku

Aku pantas untuk bahagia
Apapun situasinya

Terimakasih.
Waslmkm wr wb.

Sunday, July 13, 2014

Hilang Arah

Aslmkm wr wb , , ,

Sudah hampir lima bulan saya belum mendapatkan pekerjaan kembali. Sudah banyak perusahaan yang saya masuki untuk interview, tapi jawaban yang saya terima adalah "nanti akan kami kabari". Keputusasaan saat ini sedang menggerogoti jiwa dan raga ini. Segala hal menjadi buruk dan negatif. Melihat orang lain tersenyum terasa sinis, melihat orang lain simpati terasa mengejek. Semua tidak ada yang terasa baik, masukan dan kritikan yang membangun dari orang-orang yang sebenarnya perduli malah terdengar seperti tamparan dan cemooh yang sangat menusuk dan menyakitkan telinga. Entah apa yang harus dilakukan. Segala daya upaya sudah dilakukan. Mungkin memang belum maksimal, mungkin memang saya tidak bisa bekerja, atau mungkin saya terlihat sebagai pribadi yang menyedihkan? 

Saat semua hal buruk itu menyeruak dalam kepala ini, serasa ingin pecah dan hilang dari muka bumi, ada suara lirih yang mengatakan, tapi saya masih tetap berusaha, tapi saya tidak berhenti berjuang, saya tidak menyerah. Iya memang mungkin saya keras kepala, mungkin saya kolot, mungkin saya terlalu memaksakan diri, bahkan mungkin saya tidak tau diri, tapi saya ingin terus berusaha, saya ingin menggapai mimpi saya dengan tangan dan usaha saya sendiri, saya tidak ingin menjadi orang yang menyedihkan yang tenggelam dalam keputusasaan, saya tidak ingin menjadi orang yang kalah dengan kehidupan yang telah menjungkirbalikkan segala yang saya miliki, saya ingin tetap berjuang dan berusaha dan saya masih tetap percaya bahwa Allah pasti akan memberikan yang terbaik untuk saya tepat pada waktu nya, indah dan sempurna.

Maaf untuk segala emosi dan kata-kata tidak berkenan yang terlontarkan dengan tidak sengaja. Saya mungkin saat ini sedang hilang arah, tapi seperti hari-hari yang lain, saya pasti akan menemukan jalan pulang kembali. Karena saya masih memiliki Allah. Amin.

Terimakasih.
Waslmkm wr wb.

Saturday, April 26, 2014

Kampung Halaman

sudah dua hari ini saya ada di pemalang, tempah mbah yang sangat nyaman banget buat ditinggali
pematang sawah yang terbentang hijau indah luas
pemandangan yang menenangkan hati, menentramkan hati
ingin rasanya tinggal disini untuk waktu yang cukup lama
tapi saya harus melanjutkan kehidupan saya
harus berjuang terus mencari pekerjaan
semogha Allah memberikan yang terbaik untuk ku
Amin

Wednesday, April 16, 2014

Pusingnya Cari Kerja

akhirnya masa buat menyelesaikan tanggung jawab studi aku terlewati juga
dan sekarang masa nya mencari kerja lagi
ternyata susah dan melelahkan
mondar mandi sana sini
nyari alamat, nanya kesana kemari
diturunin di tempat yang tidak seharusnya sama sopir kopaja
naik kereta lagi, desak desakan lagi
kalap makan lagi
belajar lagi (karena kebetulan bidang yang aku ambil adalah bidang yang gak aku kuasai, hahahahaha)
ngeluarin duit buat ongkos, makan di luar, ojek, huft ribet, capek
semogha hasilnya luar biasa memuaskan
amin

yakinlah usaha yang dibarengai dengan doa tidak akan pernah sia-sia



Saturday, January 11, 2014

Dark Side

whenever i go, this is not goin anywhere
it live in the corner of my life
it's gone nowhere
i dunno why, i dunno how
i wanna erase it but it's not
why i'm so weak
Allah, will u forgive me to make the same mistake all the time?
that i always say sorry but i do it again?
will i be forgiven?
or not

this dark of me just like eating me up and it make me sorrow
like a pain that never gone, live forever
cry not bcoz sad thing, mad of nothing, feeling nothing
i know the reason, but it never goes lasting when i try to controul it
i'm getting lost again and again

will Allah tired of me and leave me?

will someone came and help me?
or i'll find another way to fix it my self?
or maybe it will never be fix

just time know the answer

Wednesday, November 20, 2013

Akhirnya Aku Menemukan Mu


Enam tahun lamanya luntang lantung di kehidupan yang tiada arah, empat tahun lamanya tenggelam dalam lautan dosa yang sepertinya tak berujung, sungguh saya adalah orang yang merugi dan sangat sesat.

Berbagai macam kegagalan dan kesusahan datang tiada henti, tak pernah menyadari apa arti semua yang terjadi pada diri ini. hanya terus bertanya dan bertanya, mengapa ini terjadi, mengapa harus saya yang mengalami ini semua, mengapa cobaan ini tiada henti mendera jiwa dan raga ini.

Keputusasaan dan kekalutan membuat diri ini jatuh semakin dalam, kehampaan membuat diri ini semakin tiada merasa. terus senantiasa menyalahkan dan menyalahkan pihak selain diri sendiri, tiada pernah belajar untuk berubah memperbaiki diri. egois dan congkak semakin menggerogoti, seperti manusia yang sudah buta, tuli, bisu, dan mati rasa. sakit raga sudah tiada arti, nasihat orang tua dianggap angin lalu, berbagai teguran tiada dapat terlihat, omongan yang keluar dari mulut ini tiada memiliki arti.

Semua hal berlalu begitu saja, waktu demi waktu, berusaha yang terbaik dengan kekuatan diri sendiri, namun hasilnya selalu saja kegagalan dan kekecewaan yang datang. saya tidak mengerti kenapa banyak hal buruk yang terjadi di saat saya sudah melakukan hal baik. saat itu saya buta, saya tidak melihat kedalam diri saya. apa yang salah? pertanyaan tersebut selalu terucap dan sampai sakit rasanya, namun tidak kunjung juga saya menemukan jawaban.

Sampai pada akhirnya ada saat diri ini berusaha lebih lagi untuk memperbaiki diri, coba fokus ke akherat, sungguh selama ini saya sudah buta, tidak bisa melihat hal yang jelas terpampang nyata di depan mata saya. mungkin dalam kasus saya, saya diberikan perantara dengan menyukai ceramah Ustad Yusuf Mansur, sehingga saya menggali lebih jauh dan lebih jauh lagi tentang apa yang salah dalam hidup saya. sampai saya membaca buku beliau yang berjudul "Temukan Penyebabnya Temukan Jawabannya". sungguh air mata ini tidak dapat berhenti mengalir, sungguh sudah banyak sekali hal yang salah yang sudah saya lakukan, saya selama ini tidak melihat dan tidak menyadari, atau mungkin tidak mau menyadari.

Yang selama ini terjadi dalam hidup saya adalah buah dari perbuatan saya sendiri, sungguh semakin saya menyelami diri saya, semakin banyak saya temukan dosa yang saya abaikan, tidak merasa bersalah ataupun tobat akan hal tersebut, terus dan terus mengulangi hal yang sama tanpa ada rasa bersalah. sungguh sangat merugi jadinya diri saya ini.

Allah sungguh Maha Pengasih dan Maha Penyayang, meskipun sudah banyak hambaNya ini mengecewakan Dia, tapi tiada pernah lelah Allah mengingatkan. sungguh azab yang berkepanjangan yang saya alami ini adalah bentuk kasih sayang Allah kepada saya yang sudah terlalu sering melakukan salah. Puji syukur kehadirat Allah SWT dan semua orang yang tidak pernah lelah mengingatkan saya untuk selalu memperbaiki diri, karena kini saya sudah menemukan akar masalah saya dengan jalan menemukan Allah. sungguh hidup yang saya jalani sekarang menjadi nikmat karena saya sudah menemukan Allah. sungguh mungkin saya kufur nikmat bila berkata demikian, karena Allah ada selalu dalam diri saya, tak pernah Dia jauh, hanya saya yang menjauhkan diri sehingga saya tidak bisa melihat betapa Allah sangat dekat dan sangat sayang kepada saya.
setelah menemukan Allah sungguh hidup terasa lebih nikmat, hati lebih tenang, semua pertanyaan seperti sudah terjawab. sungguh saya adalah manusia yang masih penuh dengan dosa, masih sangat harus selalu dan selalu memperbaiki diri agar tidak jadi manusia yang merugi lagi.

"apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai"

itu adalah hal yang sering saya dengar namun sering saya abaikan atau mungkin mengartikannya kedalam arah yang salah. kini hal yang saya pahami adalah semakin saya melihat jauh kedalam diri saya, semakin banyak hal salah yang sudah saya lakukan, sehingga wajar apabila saya menerima hal yang salah juga terhadap diri saya. apa yang kita tanam bukan hanya tentang baik dan buruk saja, tapi juga tentang benar dan salah.

"untuk aturan Allah benar dan salah hukumnya mutlak, untuk manusia baik dan buruk hukumnya relatif (tergantung dari pemikiran masing-masing orang)"

Selama ini saya hanya fokus pada hal yang baik dan buruk, "saya sudah melakukan hal baik knpa saya masih mendapat perlakuan buruk?" itu pertanyaan yang sering saya lontarkan. tapi tidak lagi sekarang, karena tiap ada hal buruk yang saya alami, saya koreksi diri lagi, apa ada hal yang salah yang sudah saya lakukan, sungguh hati lebih tenang dengan tidak menyalahkan orang selain diri sendiri, dengan lebih fokus ke diri sendiri dan memperbaiki diri.

"Tidak ada kesusahan yang muncul, tidak ada kesulitan yang timbul, dan tidak ada permasalahan kehidupan yang terjadi, kecuali diri kitalah yang mengundang permasalahan itu datang" 
Ust. Yusuf Mansur dalam buku beliau Temukan Penyebabnya Temukan Jawabannya


Wednesday, October 23, 2013

Untuk Pangeranku

wahai pangeranku di masa depan
aku disini tiada lelah berusaha untuk memperbaiki diri
aku harap engkau pun melalukan hal yang sama
aku akan menanti sampai saatnya kita dipertemukan atas izin Allah

sudah lelah diri ini berpetualang dengan apa yang ada di depan mata
ingin menetapkan hati dan menunggu yang terbaik yang telah Allah siapkan untuk ku

semogha engkau disana sedang berjuang untuk menyiapkan diri
menjadi imam untuk ku kelak
menjadi ayah untuk anak-anak kita kelak
menjadi teman untuk ku saat kita hidup bersama
menjadi pemimpin yang akan membina dan mengatur keluarga kita kelak

aku pun melakukan hal yang sama
memperbaiki diri agar bisa pantas untuk mu kelak
mendampingimu, melewati suka duka bersama
atas ijin Allah

pendampingku di masa depan
jangan lelah untuk selalu berikhtiar
semua usaha tidak akan sia-sia
bekerja keras lah dengan tanggung jawab penuh

bergaul dengan orang-orang yang baik
sehingga aku berharap engkau dapat memperlakukan aku dengan baik
aku berharap kita akan bertemu di saat yang tepat

pangeran ku dari Allah
amin

Friday, October 11, 2013

Left Behind

Gak terasa udah 6 tahun gw di depok, jauh dari orang tua, merantau, hidup sendiri, niat nya seh mandiri, tapi malah menghancurkan diri. Fase sedikit berat dalam hidup gw udah terlewati, tapi rasa malas gak pernah absen menggerogoti hati.
Semua teman dan kerabat sudah memikirkan dan melangkah jauh ke depan. menggapai kecemerlangan dan kesuksesan dalam hidup mereka, sedangkan gw masih merangkak bak bayi yang baru berusaha belajar jalan, atau suster ngesot yang susah untuk move on. Keluarga gw jadi pendukung sekaligus nightmare buat gw. Saat menyenangkan adalah saat mereka memberi tanpa bertanya, saat paling menyebalkan adalah saat pertanyaan muncul dan mengalir dengan derasnya kayak stunami.
Miris kalau mikirin betapa tidak ada artinya hidup gw selama ini. Betapa gw gak menghasilkan apa-apa, sementara orang lain sibuk untuk menciptakan sesuatu dan meraih sesuatu yang mereka cita-citakan. Gw bener-bener jauh tertinggal, dan semua itu bikin down banget. Tapi ini adalah jalan yang harus gw jalanin, semua ini konsekuensi dari segala kesalahan yang udah gw buat.

Maju atau tenggelam dalam keputusasaan, itu pilihan yang gak bisa dibilang mudah buat gw. Siapa yang mau tenggelam dalam keputusasaan, tapi gimana caranya gw bisa maju dengan begitu jauh nya jarak ketertinggalan gw? Gw emang tertinggal, tapi gw cuman perlu berusaha berkali-kali lipat lebih keras daripada orang-orang yang udah jauh di depan gw.

Tidak ada yang sia-sia asalkan mau berusaha dan berusaha. Kemauan dibarengi dengan Tindakan.